Sekretaris Jenderal Kemenkes Memberikan Apresiasi kepada K/L Mitra Pengembangan Kompetensi

Jakarta - Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Sharing Best Practice implementasi Corporate University sekaligus pemberian Apresiasi kepada Mitra Pengembangan Kompetensi pada Kamis, 12 Desember 2024 di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta - Kemenkes CorpU Kampus Cilandak. Mitra pengembangan kompetensi adalah kementerian/lembaga, BUMN, institusi pendidikan, organisasi non profit maupun swasta yang berkolaborasi bersama Kementerian Kesehatan Corporate University untuk menyelenggarakan dan memfasilitasi pembelajaran bagi insan Kementerian Kesehatan. Para penerima penghargaan diantaranya Lembaga Administrasi Negara RI, Pusdiklat ANRI, Pusbangpeg ASN Badan Kepegawaian Nasional, Pusdiklat Badan Pusat Statistik, BPPK Kementerian Keuangan, Bappenas, Kemenkumham, SBM ITB, IPMI International Business School, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Gajah Mada, London School of Public Relation, John Robert Power, dan DC Optima.   Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Bapak Kunta Dasa Wibawa memberikan Apresiasi kepada BPPK Kementerian Keuangan sebagai salah satu Kementerian/Lembaga penerima Apresiasi Mitra Pengembangan Kompetensi.  Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Bapak Bambang Widiyanto, didampingi Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Kesehatan Ibu Dwi Meilani saat memberikan Apresiasi kepada para Mitra Pengembangan Kompetensi.Penghargaan diberikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Bapak Kunta Dasa Wibawa, dan juga Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Bapak Bambang Widiyanto, didampingi Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Kesehatan Ibu Dwi Meilani. Kegiatan selengkapnya dapat disimak di Youtube Channel Kemenkes CorpU https://www.youtube.com/@kemenkescorpu  

Tips Mencegah Penyakit Pasca Banjir

Bencana banjir yang banyak terjadi saat musim hujan berlangsung, telah memberikan dampak yang cukup serius bagi kehidupan masyarakat. Mulai dari rusaknya akses jalan penghubung seperti jembatan, lingkungan yang kotor, terganggunya mobilitas hingga kerusakan pada rumah masyarakat.Tidak hanya itu, dampak banjir yang terjadi juga dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Genangan air kotor yang masuk hingga rumah masyarakat, banyak menyebabkan berbagai potensi penyakit seperti penyakit kulit, Diare hingga Penyakit leptospirosis.Tips Mencegah Penyakit Pasca BanjirMelihat kondisi tersebut, penting bagi kita untuk menerapkan sikap waspada dengan mencegah bakteri atau kuman yang membuat kita sakit. Berikut ini adalah beberapa tips mencegah penyakit pasca banjir yang perlu untuk dilakukan, diantaranya adalah: Cuci kaki dan tangan yang terkena genangan banjir menggunakan air bersih dan sabun agar kuman penyebab gatal-gatal bisa mati. Upayakan agar tubuh atau kulit tidak terkena genangan banjir dalam waktu yang lama, terutama pada bagian kulit yang memiliki luka, karena akan bisa menyebabkan infeksi pada kulit serta tubuh. Bagi masyarakat yang terdampak banjir, usahakan untuk bisa menggunakan psksisn yang lengkap seperti sepatu dengan sol keras dan sarung tangan. Tidak membiarkan anak-anak memanfaatkan musibah banjir menjadi area bermain, hal ini dikarenakan genangan banjir bukanlah air bersih dan tidak baik untuk kesehatan anak. Apabila merasa gatal, gunakan obat antiseptik. Dengan menerapkan beberapa tips mencegah penyakit pasca banjir diharapkan dapat memberikan tambahan informasi kepada masyarakat, sehingga meminimalisir potensi terserang penyakit saat banjir melanda, sehingga aktivitas harian dapat tetap berjalan dengan lancar.Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat banjir, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.