Peringatan Hari Ibu (PHI) yang dilaksanakan setiap tanggal 22 Desember, merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Hari Ibu bagi bangsa Indonesia berbeda dengan Hari Ibu di negara lain. Hari Ibu bukanlah sekedar peringatan Mother’s day, namun lebih mengarah pada penegakkan tonggak pergerakan perempuan Indonesia dalam berkontribusi aktif memajukan bangsa. Peringatan Hari Ibu adalah momen penting sebagai penghargaan dan penghormatan terhadap peran luar biasa perempuan Indonesia dalam memajukan kehidupan bangsa. Peringatan hari Ibu tidak terlepas dari sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.Sesuai dengan panduan peringatan Hari Ibu Tahun 2024 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan Pusat melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 pada hari Senin, 23 Desember 2024 dengan tema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045. Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan yang menjadi inspektur upacara mengatakan pentingnya peran ibu dalam menjaga kesehatan di lingkup keluarga.
Jakarta Pusat, 14 Desember 2024Pusat Krisis Kesehatan bersama Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) melaksanakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tanggal 14 Desember 2024. Pada kegiatan ini yang menjadi sasaran adalah Mahasiswa dengan jumlah peserta sebanyak 128 orang.Diharapkan setelah kegiatan ini seluruh peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pertolongan pertama yang dapat diterapkan pada situasi darurat medis dan juga untuk membangun sinergi antara tim medis dan aparat pemerintah dalam menghadapi situasi kritis di lapangan.Pelatihan ini juga merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Pusat Krisis Kesehatan untuk memperluas jangkauan pelatihan kesehatan di seluruh provinsi di Indonesia, bekerja sama dengan 11 Regional Pusat Krisis Kesehatan.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, pemerintah Indonesia menetapkan 19 Desember sebagai Hari Bela Negara melalui Keputusan Presiden No. 28 Tahun 2006. Hari ini dirancang untuk mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan semangat bela negara di kalangan masyarakat. Penetapan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan dalam menjaga kedaulatan negara. Hari Bela Negara bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat komitmen seluruh rakyat Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara. Berikut beberapa tujuan utama dari peringatan ini: meningkatkan kesadaran bela negara, menghargai nilai-nilai perjuangan serta memupuk nasionalisme.Pada tahun 2024, tema yang diusung adalah "Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju". Tema ini menegaskan pentingnya peran seluruh masyarakat dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang maju dan sejahtera. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Bela Negara adalah upacara bendera yang menjadi momen simbolis yang menumbuhkan rasa kebangsaan.Materi Hari Bela Negara Ke-76 Tahun 2024
Disini anda dapat mengunduh Laporan Pemantauan Harian Kejadian Krisis Kesehatan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan tanggal 19 Desember 2024 pukul 07.30 WIB hingga 20 Desember pukul 07.30 WIB. Terdapat 15 laporan kejadian bencana: 1 Banjir Bandang, 5 Banjir, 1 Angin Puting Beliung, 3 Gelombang Pasang, 3 KLB Penyakit, 1 Banjir dan Tanah Longsor dan 1 Erupsi Gunung Api. unduh laporan pemantauan krisis kesehatan tanggal 20 Desember 2024
Jakarta - Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Sharing Best Practice implementasi Corporate University sekaligus pemberian Apresiasi kepada Mitra Pengembangan Kompetensi pada Kamis, 12 Desember 2024 di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta - Kemenkes CorpU Kampus Cilandak. Mitra pengembangan kompetensi adalah kementerian/lembaga, BUMN, institusi pendidikan, organisasi non profit maupun swasta yang berkolaborasi bersama Kementerian Kesehatan Corporate University untuk menyelenggarakan dan memfasilitasi pembelajaran bagi insan Kementerian Kesehatan. Para penerima penghargaan diantaranya Lembaga Administrasi Negara RI, Pusdiklat ANRI, Pusbangpeg ASN Badan Kepegawaian Nasional, Pusdiklat Badan Pusat Statistik, BPPK Kementerian Keuangan, Bappenas, Kemenkumham, SBM ITB, IPMI International Business School, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Gajah Mada, London School of Public Relation, John Robert Power, dan DC Optima. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Bapak Kunta Dasa Wibawa memberikan Apresiasi kepada BPPK Kementerian Keuangan sebagai salah satu Kementerian/Lembaga penerima Apresiasi Mitra Pengembangan Kompetensi. Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Bapak Bambang Widiyanto, didampingi Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Kesehatan Ibu Dwi Meilani saat memberikan Apresiasi kepada para Mitra Pengembangan Kompetensi.Penghargaan diberikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Bapak Kunta Dasa Wibawa, dan juga Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Bapak Bambang Widiyanto, didampingi Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Kesehatan Ibu Dwi Meilani. Kegiatan selengkapnya dapat disimak di Youtube Channel Kemenkes CorpU https://www.youtube.com/@kemenkescorpu
Bencana banjir yang banyak terjadi saat musim hujan berlangsung, telah memberikan dampak yang cukup serius bagi kehidupan masyarakat. Mulai dari rusaknya akses jalan penghubung seperti jembatan, lingkungan yang kotor, terganggunya mobilitas hingga kerusakan pada rumah masyarakat.Tidak hanya itu, dampak banjir yang terjadi juga dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Genangan air kotor yang masuk hingga rumah masyarakat, banyak menyebabkan berbagai potensi penyakit seperti penyakit kulit, Diare hingga Penyakit leptospirosis.Tips Mencegah Penyakit Pasca BanjirMelihat kondisi tersebut, penting bagi kita untuk menerapkan sikap waspada dengan mencegah bakteri atau kuman yang membuat kita sakit. Berikut ini adalah beberapa tips mencegah penyakit pasca banjir yang perlu untuk dilakukan, diantaranya adalah: Cuci kaki dan tangan yang terkena genangan banjir menggunakan air bersih dan sabun agar kuman penyebab gatal-gatal bisa mati. Upayakan agar tubuh atau kulit tidak terkena genangan banjir dalam waktu yang lama, terutama pada bagian kulit yang memiliki luka, karena akan bisa menyebabkan infeksi pada kulit serta tubuh. Bagi masyarakat yang terdampak banjir, usahakan untuk bisa menggunakan psksisn yang lengkap seperti sepatu dengan sol keras dan sarung tangan. Tidak membiarkan anak-anak memanfaatkan musibah banjir menjadi area bermain, hal ini dikarenakan genangan banjir bukanlah air bersih dan tidak baik untuk kesehatan anak. Apabila merasa gatal, gunakan obat antiseptik. Dengan menerapkan beberapa tips mencegah penyakit pasca banjir diharapkan dapat memberikan tambahan informasi kepada masyarakat, sehingga meminimalisir potensi terserang penyakit saat banjir melanda, sehingga aktivitas harian dapat tetap berjalan dengan lancar.Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat banjir, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.